GARUNTANG, BANDAR LAMPUNG, ANALISIS KRITIS, — Nama Ujang yang diduga kuat sebagai pemilik sekaligus pengelola gudang penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di wilayah garuntang, dikabarkan mengirim pihak ketiga untuk melakukan pendekatan sekaligus negosiasi kepada awak media yang telah menurunkan laporan kasus tersebut. Langkah ini diduga bertujuan agar berita yang sudah dipublikasikan ditarik atau diubah isinya.
Perwakilan yang dikirim atas nama Ujang melakukan komunikasi melalui telepon Whatsapp dengan awak media dan menyampaikan keberatan atas pemberitaan yang menyoroti keterlibatan Ujang dalam jaringan pengalihan solar subsidi. Pihak yang datang berusaha melakukan pembicaraan guna mencari jalan tengah agar kasus tersebut tidak lagi dibahas secara terbuka.
Tindakan mengirim perantara ini justru semakin menguatkan dugaan adanya kebenaran atas laporan yang disampaikan masyarakat. Sebab, seandainya tidak ada hal yang disembunyikan, seharusnya yang bersangkutan melaporkan ke pihak berwenang atau memberikan klarifikasi secara terbuka, bukan melakukan pendekatan tertutup.
Awak media Analisis Kritis menegaskan tidak akan melakukan negosiasi atas kebenaran fakta yang sudah terungkap. “Kami hanya menayangkan apa yang menjadi fakta di lapangan dan keterangan yang kami terima. Jika beliau merasa tidak bersalah, silakan buktikan kepada aparat penegak hukum, bukan meminta media menutup mata dan saya berharap tidak ada bentuk intimidasi,karena hal itu akan memperkeruh suasana" ujar perwakilan media.Rabu (16/9/2026)
Masyarakat yang telah melaporkan keberadaan gudang tersebut meminta agar Ujang tidak berusaha menutupi masalah dengan pendekatan seperti ini, melainkan hadir dan menjelaskan semuanya di hadapan aparat berwenang. Warga juga mendesak:
1. Kepolisian & Dittipiter segera memanggil Ujang untuk dimintai keterangan resmi;
2. Mengusut apakah pendekatan kepada media ini merupakan upaya menutupi kejahatan;
3.Memeriksa keterkaitan Ujang dengan pengawas SPBU serta sopir truk Fuso yang sebelumnya disebut;
4.Mengamankan lokasi gudang dan barang bukti sebelum dialihkan atau disembunyikan;
5.Menindak tegas seluruh pihak yang terlibat tanpa pandang bulu. (Gerry)








LEAVE A REPLY